Thursday, October 16, 2014

Fenomena Docil Pesisir, Tarif Murah Dan Tanpa Mucikari


Fenomena pekerja sekskomersial (PSK) semakin menjadi-jadi, akhir-akhir ini publik diramaikan dengan fenomena “Docil” atau dongdot cilik yang juga berarti PSK Bocah. Menurut penelusuran berdasarkan informasi dari beberapa sumber, jika di perkotaan Docil bisa sangat susah didapatkan, dan juga mesti melalui mucikari, berbeda dengan Docil yang ada di pesisir, docil bisa dengan sangat mudah didapatkan tanpa perlu pihak ketiga dan juga tidak begitu sulit untuk ditelusuri.

Disalah satu tempat prostitusi di Kecamatan Rengasdengkklok, tepatnya di dekat lokasi wisata Pantai, terdapat sebuah tempat lokalisasi yang menjajakan tubuh-tubuh remaja di bawah umur.

Bunga (Nama samaran) salahsatu PSK di lokalisasi tersebut ketika dimintai keterangan oleh Pilar.in, mengatakan bahwa tempat tersebut memang tidak seperti tempat lokalisasi, tapi seperti pemukiman biasa. Bunga yang berusia 15 tahun, mengatakan bahwa dirinya bersama orangtuanya di tempat lokalisasi tersebut.

“Iya sama orangtua, orangtua juga udah tau,” jelasnya

Dirinya mengaku kesulitan secara ekonomi dan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dirinya terpaksa menjadi Docil Pesisir. Bunga yang tidak lulus SLTA tersebut juga mengatakan bahwa di tempat lokalisasi tersebut tidak perlu nyari mucikari, ketemu bisa langsung pake ditempat.

Tidak seperti Docil di perkotaan yang menerapkan tarif ratusan ribu hingga jutaan, Docil Pesisir mematok tarif puluhan ribu sampai ratusan ribu.

Fenomena Docil Pesisir, Tarif Murah Dan Tanpa Mucikari Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Post a Comment